BEM STIE dan STMIK Kebangsaan Bireuen “Tour de Gayo Land”

Boy dan Teman-teman di Laut Tawar

Boy dan Teman-teman di Laut Tawar

Mahasiswa  STIE  dan  STMIK Perguruan Tinggi Kebangsaan Bireun  ( PTKB ), bergabung  dengan  Rombongan Asosiasi Sepeda Sehat Aceh (ASSA), menga-dakan Tour de Gayo Land.    Kegiatan   yang  berlangsung dari tanggal 18-20 Juli 2009 lalu,  adalah dalam rangka memperingati “Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia”.  Rombongan ASSA dan BEM STIE/STMIK Kebangsaan, mengambil Start  dari Kota Juang Bireuen menuju kota Depik,  Takengon,  dengan  meng-kendarai sepeda.    Tidak kurang dari  100 jumlah  anggota  mengikuti  acara tersebut, sebut  Ketua Tim BEM STIE – STMIK  PTKB Bireuen, Zulfikar “Boy”.   Boy,   menyebutkan  bahwa  selama dalam perjalanan,  semua peserta wajib menanam pohon disepanjang jalan yang dilalui, sebagai symbol peringatan Hari Lingkungan Hidup tersebut.   Alhamdulillah, dalam acara ini juga kami dari STIE/STMIK maupun atas nama  ASSA  berkesempatan untuk bertemu dan silaturahmi dengan beberapa pihak.   Antara lain mengadakan audiensi dengan  Muspida  Aceh Tengah,   Kalangan  DPRD  Aceh Tengah,  dan  tokoh masyarakat serta lembaga lingkungan hidup setempat, tutup Boy.
Hal ini diamini pula oleh  Kabag  Kemahasiswaa  STIE – STMIK Kebangsaan Bireuen,  Agus Irwanto, SE.    Agus  menambahkan,   bahwa   pihak    civitas akademika STIE/STMIK PTKB  sangat  merespon  acara  tersebut.   Namun, sehubungan   dengan para  mahasiswa  sedang  melaksanakan   Ujian  akhir, hanya sebagian perwakilan yang dapat mengikutinya.  Kami berharap, para mahasiswa kami mampu  mengambil  hikmah  dan  makna  yang  mendalam dari apa yang mereka lakukan.  Dan yang terpenting, semua kegiatan peng-abdian  ini  akan  membawa  perubahan watak dan  kedewasaan mahasiswa kami, tutup Agus.
Pada penjelasan lain,  Ketua BEM – STMIK PTKB,  M. Assyura,  menyatakan, keterlibatan BEM STIE dan STMIK  bergabung dalam  ASSA  pada acara ini, selain dalam rangka memperingati  Hari Lingkungan Hidup se-dunia,  yang bermisikan “Hidup sehat tanpa polusi Suara,  Udara dan  polusi Akhlak”.  Juga  dalam  mengisi  kegiatan  pengabdian  kampus  ke masyarakat.   Oleh Karena itu, kami menyediakan waktu untuk mengkompanyekan pentingnya menjaga lingkungan hidup, dan turut menanami pohon hidup di sepanjang jalur Bireuen-Takengon, sampai ke sisi danau laut tawar, sebut Assyura. **.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: